News

Sudirman Cup 2017: Utak-Atik Order Of Play

By: admin | 2017-05-17 20:31:18


 
 

Pemain Tim Sudirman Cup Indonesia 2017
Sumber: badmintonindonesia.org

Badmintalk.com - Tak terasa tinggal beberapa hari kita akan saksikan 12 negara bulutangkis dunia kembali memperebutkan gelar beregu campuran paling prestisius di Sudirman Cup 2017. Dalam 8 hari kompetisi, tiap tim akan bertanding dalam format 5 nomor dan best-of-five. Dengan sistem seperti ini tentu setiap tim akan sibuk mengutak-atik bagaimana cara memastikan 3 poin untuk memenangkan pertandingan.

Piala Sudirman
Sumber: djarumbadminton.com

Bicara mengenai Sudirman Cup tentu belum lengkap jika tidak membahas strategi mengenai urutan main tiap nomor. Biasanya pertandingan akan dimainkan dengan urutan

MD - WS - MS - WD - XD

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa urutan main kelima nomor bisa berubah jika ada pemain yang bermain rangkap (misalnya WD dan XD). Aturan ini diberlakukan untuk memberikan jeda bagi pemain yang bermain lebih dari satu kali.

 

Walau demikian, tak jarang pula negara yang menghadapi lawan sulit “sengaja” merangkapkan pemainnya demi mendapatkan urutan main yang lebih menguntungkan. Masih ingat kejadian di Uber Cup 2014 di mana India menurunkan WD “gado-gado” Nehwal/Sindhu agar bisa memainkan 2 WS top mereka di awal? Atau masih ingat Sudirman Cup 2013 di mana strategi cerdik Indonesia menurunkan WD “dadakan” Natsir/Maheswari hampir membuahkan kemenangan atas China?

Nah, tentu kalian bertanya, bagaimana BWF tentukan urutan main berdasarkan pemain yang akan turun?

Sebelum gelaran 2009, order of play beberapa pertandingan ditentukan dari undian sehingga ada elemen keberuntungan yang bermain. Akan tetapi, BWF menjabarkan secara sistematis cara menentukan order of play secara pasti di Sudirman Cup.

Menurut BWF Regulations Part III Section 3.13, urutan main tiap pertandingan ditentukan dengan prioritas berikut:

  1. Ganda Putra - Tunggal Putri - Tunggal Putra - Ganda Putri - Ganda Campuran

  2. Tunggal Putra - Tunggal Putri - Ganda Putra - Ganda Putri - Ganda Campuran

  3. Ganda Campuran - Tunggal Putra - Ganda Putra - Tunggal Putri - Ganda Putri

  4. Ganda Campuran - Tunggal Putra - Tunggal Putri - Ganda Putra - Ganda Putri

  5. Ganda Campuran - Tunggal Putri - Tunggal Putra - Ganda Putri - Ganda Putra

  6. Tunggal Putri - Tunggal Putra - Ganda Putri - Ganda Putra - Ganda Campuran

  7. Ganda Putra - Ganda Putri - Tunggal Putra - Tunggal Putri - Ganda Campuran

Prioritas berikutnya akan dipertimbangkan jika ada pemain yang bermain 2 kali berturut-turut atau bermain ganda sebelum tunggal.

 

Jika menilik tim Indonesia dan sejarah turnaman beregu, sangat jarang PBSI berani berjudi merangkapkan pemain demi mengubah order of play. Akan tetapi, tampaknya PBSI harus waspada terhadap 2 lawan di Grup D, yaitu India dan Denmark yang kemungkinan akan merangkapkan pemainnya.

Urutan Line-up
Sumber: Badmintalk.com

Indonesia vs India

Di hadapan Indonesia, India sepertinya hanya berpeluang di sektor tunggal dan ganda putri. Fitriani tampaknya masih sulit mengalahkan Sindhu dan sepertinya Srikanth sudah mengantongi resep kalahkan MS Indonesia dari Singapore SS kemarin. Absennya Nitya membuat sektor WD sedikit imbang dengan India.

Bukan tidak mungkin India memaksakan order of play 6 sehingga WS, MS, WD untuk main di awal demi berikan tekanan psikologis untuk Indonesia seperti di bawah ini.

  • Match 1 (WS): Fitriani vs PV Sindhu (H2H: 0-2)

  • Match 2 (MS): Jonatan vs Srikanth (H2H: 1-1)

  • Match 3 (WD): Greysia/Apriyani vs Ponnappa/Reddy (H2H: 0-0)

  • Match 4 (MD): Gideon/Kevin vs Attri/Reddy (H2H: 1-0)

  • Match 5 (XD): Tontowi/Debby vs Srikanth/Reddy (H2H: 0-0)

 

Bagaimana prediksimu jika seperti ini urutannya? Akan sangat bahaya jika partai WD dimainkan dengan kondisi 0-2 untuk India. PBSI harus waspada strategi ini.

 

Indonesia vs Denmark

Denmark sepertinya tidak akan merangkapkan pasangan aneh-aneh melawan Indonesia yang bisa jadi menjadi penentuan juara grup D. Dengan Christinna Pedersen bermain WD dan XD, order of play 3 kemungkinan akan dimainkan dengan line-up diprediksikan seperti berikut:

  • Match 1 (XD): Jordan/Debby vs Nielsen/Pedersen (H2H: 5-6)

  • Match 2 (MS): Anthony Ginting vs Viktor Axelsen (H2H: 0-0)

  • Match 3 (MD): Gideon/Kevin vs Boe/Mogensen (H2H: 1-2)

  • Match 4 (WS): Fitriani vs Line Kjaersfeldt (H2H: 0-0)

  • Match 5 (WD): Greysia/Anggia vs Pedersen/Juhl (H2H: 0-0)

Jika Indonesia bisa mencuri poin di 1 dari 2 nomor pertama, peluang menang sangat besar karena di match 3 dan 4, Indonesia sedikit lebih diunggulkan.

Bagaimana komentarmu mengenai strategi di Sudirman Cup 2017? Jangan lupa tonton pertandingannya di Kompas TV hari Selasa dan Rabu, 23-24 Mei jam 14.30 WIB.

(RT/BT)


Sumber: BWF General Regulations, tournamentsoftware.com

News