News

All England 2019 Round of 32: Gregoria Mariska Tunjung Dikalahkan Juara Dunia 2017

By: admin | 2019-03-06 18:17:32


 
 

Round of 32 All England 2019
Sumber: Badmintalk

Badmintalk.com - Perjalanan tim Indonesia di All England 2019 dibuka dengan kurang baik. Di partai pembuka, langkah Gregoria Mariska Tunjung, salah satu wakil Tunggal Putri Indonesia di All England 2019 harus terhenti di babak pertama, setelah dikalahkan pemain Jepang, Nozomi Okuhara 17-21 16-21.

Di awal permainan, Jorji-sapaan Gregoria, cukup mampu mengimbangi permainan Nozomi, namun beberapa kesalahan sendiri dilakukan sehingga Nozomi menutup set pertama ditutup dengan kemenangan. Di set kedua, Jorji mampu memimpin perolehan angka hingga 11-9, namun selepas interval kembali beberapa unforced error dari Jorji menambah pundi-pundi poin untuk Nozomi yang akhirnya menyudahi permainan dua set langsung.

Kepada Badmintalk Team, Gregoria Mariska Tunjung menjelaskan pertandingan yang membuka gelaran All England 2019 ini. “(Perlawanan) Tadi sih lumayan, cuma tidak terlalu puas karena saya berhasil menang satu game di dua pertemuan sebelumnya dan hari ini saya kalah dua game langsung. Kalau dibilang puas sama permainannya sih puas, cuma saya ingin lebih lagi. Karena sudah pernah bertemu harusnya saya lebih bisa (melawan).”

“Dia memang mainnya satu-satu gitu. Saat poin dimana kita sama-sama jarak dekat, dia bisa rubah pola permainannya (bola panjang). Jadi dia mainnya lebih banyak defense aja, buka-buka terus. Saya mainnya juga kurang sabar; padahal banyak kesempatan untuk matiin lawan. Polanya sudah dapat nih, tapi finishingnya kayak kurang,” lanjut Gregoria.

Ditanya mengenai masalah cedera yang dia alami akhir tahun lalu, Gregoria menerangkan bahwa itu tidak terlalu mempengaruhinya dalam permainannya tadi. “Kalau cederanya, Puji Tuhan sudah tidak terlalu terasa. Cuma di beberapa turnamen yang saya ikuti, kurang maksimal. Saya memang sudah banyak evaluasi dari beberapa turnamen terakhir.”

Sementara itu, menyambut periode pengumpulan poin menuju Olimpiade Tokyo 2020 yang dimulai kurang dari dua bulan lagi, Gregoria sebagai Tunggal Putri Indonesia dengan ranking tertinggi merasa tidak terlalu terbebani. “Kalau kita sendiri tidak terbebani karena kami di tunggal putri ada 3 orang. Ada saya, Kak Ruselli, dan juga Kak Fitri, pastinya kita bertiga pengen kasih yang terbaik di setiap turnamen. Dari diri saya sendiri sih pengennya stabil di turnamen, bisa melangkah jauh di turnamen yang saya ikuti.”

Gregoria juga mengungkapkan perbedaannya dengan Tunggal Putri di Top 10 saat ini, “Mungkin masih banyak yang jauh (perbedaannya) dibanding saya. Di top 10, itu bedanya di fokus mereka di lapangan, konsistennya itu stabil dari set pertama sampai set ketiga mereka bisa jaga performa gitu. Stabil terus.” (ADS / BT)



 

News