News

All England 2019 Round of 16: Melaju ke Quarter Final, Kado Ulang Tahun Yang Manis Bagi Fajar/Rian

By: admin | 2019-03-08 01:01:35


 
 

Menang
Sumber: Badmintalk

Badmintalk - Ganda putra peringkat sembilan dunia, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto  berhasil merebut kemenangan atas pasangan Tiongkok Ou Xuanyi/Ren Xiangyu melalui pertandingan tiga game yang berlangsung sengit dengan skor akhir 13-21 21-19 23-21 pada babak 16 besar All England 2019.  Kemenangan ini membuat dua wakil dari sektor ganda putra berhasil melaju ke babak perempat final, dimana Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan sudah lebih dulu melaju dengan mengalahkan Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov.

Kemenangan Fajar/Rian ini dapat dibilang diraih dengan cara yang tidak mudah. Hal ini terlihat dari jalannya pertandingan yang cukup sengit sejak game pertama di mana kedua pasangan saling mengejar poin dan beberapa kali skor dalam kedudukan imbang. Namun setelah interval 10-11, Fajar/Rian tertinggal jauh 11-19 dan sulit untuk memperkecil selisih skor dan harus menyerah 13-21.

Mencoba bangkit, pertandingan di game kedua pun semakin sengit dan Fajar/Rian terus berusaha untuk menebus kekalahan pada game pertama. Unggul lebih dulu di awal game kedua tidak membuat Fajar/Rian mulus untuk menyelesaikan game kedua karena Ou Xuanyi/Ren Xiangyu terus memperpendek selisih skor. Setelah interval 11-9, selisih poin tetap terjaga namun dalam kondisi ketat dan berhasil dipertahankan hingga mencapai kemenangan di game kedua.

Berhasil memaksakan bermain rubber game, pasangan ganda Indonesia ini tidak membuang kesempatan untuk memenangkan tiket menuju perempat final. Sempat tertinggal di awal, Fajar/Rian berhasil menyamakan kedudukan di poin 5-5 dan pertandingan berlanjut dengan sengit seperti dua game awal. Melalui kejar-mengejar skor dan deuce, ketenangan pasangan Indonesia berhasil menutup game ketiga dengan kemenangan dan memastikan melaju ke babak perempat final menyusul  seniornya Ahsan/Hendra.

Usai pertandingan, Fajar/Rian mengungkapkan alasan mengapa di game pertama mereka tertinggal cukup jauh, “(Pada) Game pertama kita benar-benar belum menemukan pola permainan kita. Di game kedua kita coba bangkit, coba enak mainnya. Game ketiga sempat jauh di awal, dan kita kejar, mungkin sedikit blank tapi alhamdulillah bisa,” jelas Fajar. Sementara itu Rian memuji permainan Ou Xuanyi/Ren Xiangyu yang berperingkat 24 dunia.  “Rata-rata pemain Tiongkok bagus di bola-bola kencangnya. Tadi dia juga, di awal kita tertekan terus jadi masih belum bisa keluar dari tekanan. Tadi coba yakin saja, kita yakin siapa yang depan pasti itu kunci poin kritis. Kita sudah belajar dari sebelumnya.”

Kemungkinan kesulitan saat bertemu kembali dengan pasangan ini ke depannya akan selalu ada, berkaca pada pertemuan hari ini dimana mereka memberikan perlawanan hingga  pertandingan berlangsung tiga game. Menurut Fajar/Rian hal yang harus dipelajari dari hari ini adalah untuk lebih siap dengan pola permainan cepat. “Ou dan Ren memiliki speed and power (bagus) banget. Main defense, menurut kita ya mereka mainnya bagus. Kalau lawan mereka harus benar-benar siap, langsung all out, jangan main defense,” tambah Fajar.

Kemenangan ini menjadi kado ulang tahun ke-24 bagi Fajar Alfian. Namun, demi meraih juara, fokus tetap berada di Arena Birmingham. Di babak perempat final Fajar/Rian akan bertemu Goh V Shem/Tan Wee wakil Malaysia yang merupakan Runner Up Olimpiade Rio 2016. Rian menyebutkan bahwa  calon lawannya ini memiliki pengalaman lebih banyak. Menjelaskan tentang persiapan pertandingan besok, Fajar akan berdiskusi dengan pelatih dan melakukan analisis video pertandingan, terutama mengenai cara pembukaan reli Goh/Tan dan teknik servisnya. (WS / BT)

News